Walaupun Cuma 21 Menit, Liverpool Merasakan Atmosfer Juara Liga Inggris

Hasil gambar untuk liverpool

Liverpool harus merelakan titel juara Liga Inggris melayang-layang ke Manchester City. Namun sedikitnya Liverpool pernah rasakan berubah menjadi ‘juara’ meskipun cuma sekejap.

Di minggu paling akhir Liga Inggris 2018/19, 10 laga dimainkan lewat cara serempak pada Minggu (12/5/2019). Liverpool hadapi Wolverhampton di Anfield, sedang City melayani Brighton di Stadion Amex.

Posisi waktu itu, Liverpool mengumpulkan 94 point ketinggalan satu point dari City yang mendulang 95 point.

Liverpool memulai laga dengan oke seusai Sadio Mane membuat gol pembuka saat menit ke-17. Selain itu, City malahan ketinggalan 0-1 waktu Glenn Murray menghancurkan gawang Ederson saat menit ke-27, sebelum mengimbangi score semenit selanjutnya lewat Sergio Aguero.

Menurut hitungan point lewat cara live, itu bermakna Liverpool memuncaki classement dengan 97 point, diatas City yang punyai 96 point. Tetapi seusai 21 menit, City kembalikan Si Merah ke bumi dengan gol Aymeric Laporte saat menit ke-38.

Di fase ke dua, City menegaskan kemenangannya seusai Riyad Mahrez membuat gol ke-3, yang dibarengi dengan gol Ilkay Guendogan. Selanjutnya, City punya hak membawa trofi juara Premier League buat ke dua kali berturut-turut selesai membungkus 98 point, unggul satu point dari Liverpool.

Keseluruhan 97 point yang dipunyai Liverpool akan telah cukup buat memenangkan 25 dari 27 musim mulai sejak pertandingan ini mulai. Cuma ada dua musim dengan banyaknya angka yang tambah tinggi, yang segalanya dibuat City pada 2017/18 dengan 100 point serta musim ini.

“Selamat buat Manchester City,” kata manajer Liverpool Juergen Klopp selesai laga. “Kami coba mempersulit harus namun toh kurang. Saya tdk dapat lebih bangga dengan sejumlah pemain saya.”

Liverpool Belum Beruntung

Liverpool gagal menjadi juara Liga inggris 2018/2019. (Foto: Carl Recine/Action Images via Reuters)

Liverpool memang naas benar. Waktu The Reds sedang impresif, ada Manchester City yang dapat tampil lebih baik menjadi juara Liga Inggris.

Di Liga Inggris 2018/2019, Liverpool harus bahagia finish runner-up. Meskipun telah menyatukan 97 point, team arahan Juergen Klopp harus masih berubah menjadi pirsawan team lain yang membawa trofi.

The Citizens sebagai juara Liga Inggris dengan koleksi satu point semakin banyak. Gracenote Live juga mencatat data yang menyesakkan untuk beberapa simpatisan Si Merah.

Liverpool berubah menjadi cuma satu dari 5 team yang sukses menyatukan 90 point atau lebih, namun tidak berhasil berubah menjadi juara Liga Inggris.

Liverpool Sial Betul

Gak cuman itu, Liverpool pun tidak berhasil berubah menjadi juara dengan catatan cuman sekali kekalahan. Cela itu diterima waktu menantang team juara, Man City, di Etihad Fase pada 4 Januari.

Lebih menyesakkan , ada sejumlah pemain Liverpool yang pula banyak menangi predikat pemain terpilih. Dari pos kiper, Alisson Becker, berubah menjadi penjaga gawang terpilih. Dengan catatan 21 clean sheet, penjaga gawang asal Brasil itu memperoleh sarung tangan emas.

Bek Liverpool, Virgil Van Dijk, diangkat berubah menjadi pemain terpilih musim ini. Sesaat Mohamed Salah serta Sadio Mane memuncaki daftar top skorer dengan catatan 22 gol berbarengan pemain Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang.

“Kami telah mengerahkan semua kebolehan, namun tidaklah ada penyesalan. Kami telah mengagumkan selama musim serta tinggalkan semua di lapangan. Cuman itu yang dapat anda memohon,” kata kapten Liverpool, Jordan Henderson, di BBC.

Liverpool masih punyai satu peluang untuk sebagai obat frustasi di Liga Inggris. Mereka dapat bertanding di final Liga Champions. Tottenham Hotspur yang dilawan dalam pertandingan di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

SAKSIKAN JUGA VIDEO BERIKUT :

Leave a comment